Sistem Informasi dan Pengambilan Keputusan

12.1 Sistem informasi dan pengambilan keputusan
Sekarang ini, semua karyawan dari berbagai golongan rendah sampai tinggi bertanggung jawab atas pengambilan keputusan dalam bisnis yang biasanya hanya terbatas pada pihak manajemen saja. Tetapi apa yang dimaksud pengambilan keputusan yang lebih baik dan bagaimana keputusan yang terlibat dalam bisnis atau organisasi lainnya akan kita bahas sebagai berikut.
Jenis Keputusan
Keputusan pada hakikatnya diklasifikasikan atas tiga :
– Keputusan tidak terstruktur : atau yang sering disebut dengan unstructured decision adalah keputusan yang pengambilan keputusannya harus memberikan penilaian, evaluasi, dan pengertian untuk memecahkan masalahnya.
– Keputusan terstruktur : atau yang sering disebut dengan structure decision adalah sifatnya berulang dan rutin, dan melibatkan prosedur yang jelas dalam menanganinya, sehingga tidak [perlu di perlakukan seakan-akan masih baru.
– Keputusan semiterstruktur : atau yang sering disebut semistructure decision adalah yang hanya sebahagian masalahnya mempunyai jawaban yang jelas tersedia dengna prosedur yang disetujui bersama.

Proses Pengambilan Keputusan
Menurut Simon (1960) menyatakan empat tahapan berbeda dalam mengambil keputusan : kecerdasan, rancangan, pilihan, dan implementasi.
– Kecerdasan (intelligence) terdiri atas menemukan, mengidentifikasi, dan memahami masalah yang terjadi pada organisasi- mengapa masalah itu terjadi, dimana, dan akibat apa yang dialami perusahaan.
– Rancangan (Design) melibatkan identifikasi dan pencarian berbagai solusi masalah.
– Pilihan (choice) adalah tentang memilih alternative solusi yang ada.
– Implementasi adalah tentang membuat alternative yang dipilih dapat bekerja, dan tetap mengawasi seberapa baik kerja solusi tersebut.

12.2 Sistem untuk mendukung keputusan
Terdapat beberapa jenis sistem yang mendukung berbagai tingkat pengambilan keputusan dalam mengambil keputusan. Diantaranya :
– Sistem Informasi Manajemen (SIM), merupakan sebuah sistem yang membantu para manajer dalam mengawasi dan mengelola bisnis mereka dengan menyediakan informasu mengenai kinerja perusahaan. Sistem ini secara khusus menghasilkan sistem pemrosesan transaksi perusahaan.
– Sistem Pendukung Keputusan (DSS), menangani masalah-masalah terstuktur, DSS mendukung analisis masalah semistruktur dan tidak terstruktur.
Nilai Bisnis DSS
DSS sangat berguna dan penting, karena menyediakan informasi yang terperinci dan baik untuk mengambil keputusan yang memungkinkan perusahaan mengoordinasikan proses bisnis baik internal maupun eksternal dengan tepat. Seperti mengenai manajemen hubungan pelanggan, rantai pasokan, penentuan harga serta analisis profatibilitas.
Visualisasi Data dan Sistem Informasi Geografis (GIS)
Visualisasi data membantu pengguna melihat pola dan hubungan dari data dalam jumlah besar yang akan sulit dipahami apabila data tersebut dipresentasikan dalam bentuk tulisan biasa.
System informasi geografis adalah kategori khusus dari DSS yang menggunakan teknologi visualisasi data untuk menganalisis dan menampilkan data untuk perencanaan dan pengambilan keputusan dalam bentuk peta digital.
GIS membantu pengambilan keputusan yang membutuhkan pengetahuan tentang distribusi penduduk atau sumber daya lain secara geografis. Sebagai contoh, GIS dapat membantu bank mengidentifikasi tempat terbaik untuk membangun cabang atau memasang terminal ATM baru.

Sistem Pendukung Keputusan Pelanggan berbasis Web
system pendukung keputusan pelanggan membantu proses pengambilan keputusan untuk seorang pelanggan atau calon pelanggan.
DSS berbasis Web menjadi popular khususnya dalam bidang layanan keuangan kerena banyak yang mencoba mengelola asset dan dana pensiun mereka sendiri.
12.3 Sistem Pendukung Eksekutif (ESS)
ESS membantu manajer dalam masalah tidak terstruktur dan semi terstruktur dengan berfokus pada kebutuhan informasi pihak manajemen senior.
Peran ESS Dalam Perusahaan
ESS membantu eksekutif senior mengawasi kinerja perusahaan, mengenali masalah, mengidentifikasi kesempatan, dan meramalkan tren dimasa mendatang.
Nilai Bisnis ESS
Sebagian besar nilai dari ESS ditemukan pada fleksibilitasnya dan kemampuannya untuk menganalisis, membandingkan, dan menyoroti tren.
12.4 SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN KELOMPOK (GDSS)
GDSS adalah suatu sistem untuk membantu pengambilan keputusan secara berkelompok dan organisasi. GDSS digunakan untuk memfasilitasi penyelesaian masalah tidak terstruktur oleh sekelompok pengambil keputusan yang bekerja sama sebagai satu kelompok.
Komponen GDSS
GDSS menjadikan rapat lebih produtif dengan menyediakan perangkat untuk memfasilitasi perencanaan, pengembangan, penyusunan, dan evaluasi gagasan, menentukan prioritas dan mendokumentasikan hasil rapat untuk pihak-pihak lain dalam perusahaan. GDSS mempunyai tiga elemen dasar yaitu: peranti keras, peranti lunak dan orang.
Nilai Bisnis GDSS
GDSS memberikan suasana yang lebih kolaboratif dengan menjamin anonimitas contributor.peserta dapat memberikan kontribusi tanpa merasa takut dikritik atau idenya ditolak karena indentitasnya diketahui.

Tentang nurul88fd

mahasiswi mm unsyiah
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s